Sebagai mahasiswa,
aktivitas sehari-hari Milandi sama dengan mahasiswa lainnya. Kuliah dan
mengerjakan tugas ialah kewajiban. Walaupun tugas kuliah dan jadwal kuliahnya
terbilang cukup padat, ia menjadwalkan setiap Jumat,Sabtu,Minggu harus
meluangkan waktu untuk dirinya beristirahat bebas dari tugas kuliah, karena menurutnya
waktu luang ialah dimana ia bisa bebas untuk melakukan aktivitas apapun yang
terlepas dari tugas-tugas kuliah.
Aktivitas favoritenya ketika berada di waktu luang ialah menggambar dan berkumpul bersama teman-teman. Milandi memilih menggambar karena menggambar memang hobbynya sejak TK, setelah menggambar ia menguploadnya ke sosial media. Ia mengatakan bahwa siapa sih yang tidak suka kalau hasil karyanya dilihat orang dan dipuji oleh orang lain. Selain itu, untuk mengimprove hasil karyanya ia membutuhkan inspirasi dan link maka dari itu ia juga senang berkumpul bersama teman-temannya. Untuk memilih tempat nongkrong bersama teman-teman, biasanya ia memilih untuk nongrkong di apartement temannya yang berada di senopati atau bintaro, karena bekumpul di apartement temannya bisa menghabiskan waktu yang lama tidak perlu dibatasi oleh waktu.
| Salah satu design karma Milandi |
| Contoh lukisan Milandi |
| Contoh lukisan Milandi |
| Contoh lukisan Milandi |
Pria yang hobby
menggambar ini juga sering menghabiskan waktu luang bersama pacarnya. Tempat favoritenya pacaran ialah di mobil, ia
memilih di mobil karena lebih private
dan bisa mengobrol lebih banyak. Milandi dan pacarnya tidak begitu suka ke Mal,
karena terlalu ramai dan tidak bisa mengobrol banyak.
Tempat yang paling ia tidak sukai untuk nongkrong bersama
teman-teman dan menghabiskan waktu luang ialah Jl.Asia Africa dan Seven Eleven.
Milandi tidak menyukai Jl.Asia Africa karena bukan masanya lagi untuk melihat
mobil-mobil balapan lagi. Kalau seven eleven ia tidak menyukainya karena
menurutnya banyak anak-anak alay dan buat apa nongkrong-nongkrong ga jelas di
mini market. Walaupun begitu tetapi Milandi tidak ingin seven eleven
dihilangkan karena menurutnya setiap orang mempunyai ekonomi yang berbeda
menjadikan aktivitas yang dilakukanpun berbeda-beda.
Pengalaman yang paling mengesankan ketika melakukan
aktivitas di waktu luang ialah ketika ia duduk di bangku SMP. Ketika itu, ia
dan teman-temannya sedang bermain dirumah Milandi, lalu mereka berjalan-jalan
keliling komplek untuk melemparkan batu dan mencoret-coret rumah-rumah. Pernah
mereka dimarahi tetapi setelah itu tetap diulang kembali. Selain mencoret-coret
dan melemparkan batu kerumah-rumah orang, ia dan teman-temannya juga sering
mencuri di mini market. Sering berhasil tetapi sering juga tertangkap, ia
mengatakan ia mencuri seperti itu bukan karena keadaan ekonomi tetapi untuk
senang-senang saja. Ketika ia tertangkap ia langsung di loloskan kembali karena
ia memiliki teman yang mempunyai link.
Memang menurutnya masa-masa itu ialah
masa jahanamnya, ia tidak mau mengulanginya lagi tetapi kejadian tersebut
menjadi kenangan didalam hidupnya.
Selain pengalaman mengesankan ia juga memiliki pengalaman
buruk. Pengalaman buruk yang dialaminya ialah ketika ia sedang menggambar
dirumahnya lalu temannya datang membawa temannya lagi yang belom kenal oleh
Milandi. Lalu, seseorang yang belum kenal itu langsung sok mengerti tentang
lukisan padahal ia tidak mengerti sama sekali. Selain itu, Milandi juga tidak
suka ada orang yang belum kenal dia tetapi mengajaknya bercanda ketika ia
sedang serius. Biasanya kalau sudah seperti ini Milandi diam saja atau berusaha
asik dan menjadikan orang itu diam. Hal ini tidak sering terjadi karena
teman-teman yang sudah mengenalnya tidak mungkin melakukan hal tersebut.
Milandi mengatakan di Jakarta telalu banyak Mal dan bila
ingin mengembangkan pariwisata Jakarta lebih baik lagi, harus kesadaran dari
orang-orang Jakarta sendiri. Selama ini menurutnya, orang-orang Indonesia masih
suka melihat orang lain dengan sebelah mata dan selalu merasa benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar