Pria yang akrab di panggil
Jarwo ini mengatakan bahwa leisure time
ialah waktu bebas dari tugas kuliah. Hampir setiap hari ia memiliki leisure time, walau jangka waktunya
tidak begitu panjang karena banyaknya tugas kuliah.
Biasanya setelah pulang kuliah bila tidak ada tugas, ia
habiskan waktu luangnya untuk mengobrol,bercanda tawa, dan sedikit curhat
mengenai hidup bersama teman-temannya di tempat tongkrongan favoritenya. Tongkrongan favoritenya
berada di daerah rempoa, bukan café atau tempat yang mewah. Hanya warung kecil,
tetapi tempat nongkrong itu sudah menjadi tempat favoritenya dan teman-teman
sejak SMA, karena Jarwo dan teman-temannya sudah menjadi pelanggan tetapi di
warung tersebut mereka suka mendapatkan makanan gratis dari sang pemilik
warung. Mereka memberi nama warung tersebut dengan sebutan warung flamboyan
karena terdapat di jalan flamboyan. Teman-teman nongkrong di warung terserbut
tidak dari SMA dan kampus yang sama, jadi selain bercanda dan mengobrol, Jarwo
menjadikan tempat tersebut untuk mengumpulkan link pekerjaan.
Mereka sempat beberapa kali untuk berfikir membangun
bisnis bersama, bulan puasa kemarin kata Jarwo mereka sudah mau berjualan es
kelapa untuk berbuka puasa tetapi apa daya mereka tidak memiliki modal yang
cukup. Walau beberapa kali sempat gagal untuk berbisnis bersama, tetapi mereka
tidak pernah gagal untuk berlibur bersama. Akhir-akhir ini memang sedang hits
yang namanya hiking, banyak
segerombolan anak muda yang menghabiskan liburannya dengan mendaki gunung
bersama-sama lalu di mengunduhnya ke akun sosial medianya. Hal ini menyebabkan
Jarwo tertantang untuk mencoba bagaimana rasanya asik naik gunung. Jarwo
mengajak teman-teman satu tongkrongannya untuk naik gunung dan mereka semua
setuju.
Liburan Agustus kemarin Jarwo baru saja mendaki Gunung Cikuray didaerah Garut. Jarwo
![]() |
| Pemandangan Awan di Gunung Cikuray |
![]() |
| Gunung Dieng |
![]() |
| Gunung Merapi Purba |
Sebenarnya Jarwo menyukai naik gunung baru-baru ini,
semenjak ia putus dari pacar terakhirnya. Menurutnya naik gunung ialah cara
ampuh untuk menghilangkan galau dan menjadikan dirinya jadi cepat move on. “Gatau enak aja gitu enak, jadi
ga galau lagi. Pokoknya gue cinta alam karena alam ga bakalan nyakitin gue ga
kayak cewe” Katanya sambil tertawa.
Aktivitas yang ia tidak sukai di waktu luang ialah ketika
waktu luangnya terganggu oleh tugas kuliah sehingga, waktu luangnya habis
dengan mengerjakan tugas saja.
![]() |
| Kemacetan Karena Jembatan Comal Ambruk |
Walau Jarwo lebih memilih berpergian jauh menggunakan
mobil daripada pesawat, Jarwo mempunyai pengalaman buruk yaitu ketika ia dan
teman-temannya ingin mendaki gunung ke daerah Jogja dan Dieng, mereka pergi
melalui jalur utara dan ketika itu jembatan comal sedang rubuh jadi harus
gantian dan mengakibatkan macet yang cukup parah. Ketika itu Jarwo dan
teman-temannya sangat kelaparan, maka ia sembari menunggu kemacetan mampir
makan di warung-warung makan yang tersedia dipinggir jalan. Mereka asal memilih
yang penting perut kenyang, ternyata ketika ia makan semua makanannya terasa
tidak enak, benar-benar sudah tidak layak dimakan. Nasinya sangat keras, ayamnya
juga kecil dan keras seperti batu kata Jarwo dengan nada yang kesal. Sampai
sekarang kalau diingat-ingat lagi ia masih suka merasa kesal dan ia bersumpah
tak mau lagi makan di tempat makan itu.
Selain pengalaman buruk, Jarwo memiliki pengalaman yang tidak
terlupakan ketika naik gunung. Waktu itu ketika ia naik gunung di Jogja, karena
sudah malam jadi ia dan teman-temannya harus menginap ditenda. Ketika itu,
salah satu temannya ada yang mengigau berteriak “TOLONG TOLONG TOLONG” lalu
Jarwo terbangun karena saat itu Jarwo kebetulan tidur satu tenda dengan
temannya, ia menanyakan ada apa, eh ternyata temannya malah tidur lagi. Jarwo
menceritakan cerita ini dengan antusias sambil tertawa terbahak-bahak. Bukan
hanya Jarwo saja ternyata yang kaget mendengar suara temannya mengigau,
orang-orang yang ada di tenda lain langsung menghampiri tenda Jarwo takut
terjadi apa-apa seperti hewan buas atau lainnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar