Rabu, 22 Oktober 2014

Dapoer Sambal #JakartaReposeProject

Pak Guna
            Dapoer sambal ialah sebuah rumah makan lesehan keluarga yang berada di daerah Manggarai, Jakarta Selatan. Dapoer sambal sudah berdiri sejak tahun 2009, awalnya rumah makan ini didirikan karena Bapak Guna (owner dari Dapoer sambal) melihat keahlian istrinya dalam membuat sambal lampung. Bapak Guna juga melihat di Jakarta belum ada rumah makan yang memiliki menu sambal lampung dan ternyata bahan-bahan untuk membuat sambal lampung juga tidak dijual di Jakarta. Menjadikan Bapak Guna harus mengirim langsung bahan-bahan sambal dari lampung ke Manggarai.
            Target konsumen yang Bapak Guna bidik ialah dari seluruh kalangan ekonomi, yang terutama karyawan-karyawan yang bekerja disekitaran dapoer sambal. Tetapi yang datang kebanyakan ialah dari kalangan ekonomi menengah keatas dan menengah kebawah karena memang harga yang di bandrol di dapoer sambal tidak terlalu mahal, dari Rp 5000,00 – Rp 80,000,00. Pak guna juga membuat paket hemat yaitu seharga Rp 25,000 sudah mendapatkan nasi dan lauk pauk bersama minumnya. Pak Guna mengatakan tidak apa-apa ia tidak mendapatkan untung yang banyak asalkan semua pelanggannya senang dan puas terhadap apa yang diberikan oleh dapoer sambal.
Etalase Makanan
            Semua makanan yang ia berikan kepada konsumen selalu fresh from the oven, sambalpun begitu baru di ulek ketika hari H-nya. Menurut Pak Guna kebersihan nomor satu dengan bersih semua pelanggannya akan senang dan pasti balik lagi dan itu terbukti tidak pernah adanya komplen mengenai makanan yang disediakan di dapoer sambal. Bila makanan pada hari itu tidak habis, makanannya akan dibagikan ke karyawan yang bekerja di dapoer sambal, tetapi jarang sekali ada makanan yang tidak habis karena dapoer sambal buka dari jam 11.00-20.00 dengan begitu Pak Guna sudah memperkirakan dengan sangat hati-hati agar makanan tidak ada sisa.
            Yang membedakan dapoer sambal dengan rumah makan sambal lainnya ialah sambal lampung, karena belum ada restoran di Jakarta yang menyediakan sambal lampung. Konsumen yang datang juga memang kebanyakan memesan sambal lampung, karena mereka penasaran apa sih bedanya sambal lampung dengan sambal-sambal lainnya. Sayapun penasaran dan memesan sambal terasi lampung, iya ternyata rasanya berbeda lebih pedas dan segar sekali karena sambal lampung ini memakai tomat yang hanya berada di lampung, selain itu rasa terasinya tidak amis seperti sambal terasi biasanya jadi tidak memberikan efek setelahnya yang membuat mulut menjadi bau. Untuk yang menyukai sambal, memang harus mencicipi sambal lampung di dapoer sambal ini.
            Selain menu yang berbeda, dapoer sambal juga memberikan service yang berbeda dari rumah
Organ Tunggal yang disediakan
makan lainnya, yaitu dengan menyediakan orgen tunggal sehingga para konsumennya bisa makan sambil karaoke. Karaoke di dapoer sambal ini bayar seikhlasnya saja, Pak Guna memasang kotak tip disebelah orgennya agar konsumen yang habis menyanyi dapat langsung memasukkan uangnya disana, ya walau terkadang tidak ada tip tapi Pak Guna tetap ikhlas karena ini bagian dari service yang diberikan untuk memanjakan konsumen dapoer sambal. Yang memainkan orgen ini juga Pak Guna sendiri sehingga Pak Guna bisa berinteraksi langsung dengan konsumennya. Lagu yang sering dinyanyikan oleh pelanggannya ialah lagu-lagu lama atau dangdut karena memang pelanggan dari dapoer sambal kebanyakan bukan di usia muda.
            Untuk mendatangkan konsumen yang banyak dan loyal, Pak Guna mengatakan tidak banyak biaya yang dikeluarkan untuk mempromosikan dapoer sambal karena lokasi yang ia pilihpun sangat bagus, yaitu dipinggir jalan dan dekat dengan rukan (rumah kantor). Selama ini cara promosi yang ia pilih ialah membagikan brosur, word of mouth, memasang spanduk didepan rumah makannya, dan memasang iklan di Koran. Selama ini yang paling efektif ialah word of mouth, dengan word of mouth dapoer sambal ini juga pernah mendapatkan tamu spesial dari acara kuliner dari trans tv. Selain itu, dapoer sambal juga membuat acara setiap tahunnya agar konsumen semakin loyal dengan dapoer sambal. Acaranya ialah lomba karaoke setiap tahun baru. Untuk mengikuti lomba karaoke dikenakan biaya sebanyak Rp 50,000/orang dan itu anda sudah mendapatkan makanan beserta minumannya. Acara ini sudah dilakukan sebanyak 4 kali dan mendapatkan respon yang sangat baik, pesertanya kurang lebih bisa sampai 40 orang.
           Setelah dapoer sambal memberikan pelayanan yang semaksimal mungkin, dapoer sambal masih saja mendapatkan beberapa komplen dari pelanggannya. Biasanya komplen yang paling sering didapati ialah ketika dapoer sambal sedang ramai dan pelayanan delivery menjadi tidak terurus. Bila ada bentuk komplen seperti itu dapoer sambal langsung meminta maaf dan menjelaskan mengapa bisa terlambat sehingga konsumennya tetap datang kembali. Selain itu, komplen yang ia dapati ialah tempatnya yang berisik, karena dapoer sambal ini berada di pinggir rel kereta. Tetapi menurut Pak Guna komplen yang seperti itu tidak di pedulikan, karena menurutnya pasti setiap kita buat bisnis ya ada komplen dan toh dia juga balik lagi untuk makan di dapoer sambal.

        Dapoer sambal ini mempunyai perbedaan konsumen antara weekdays dan weekend. Weekdays biasanya konsumennya orang perkantoran dan weekend keluarga. Di hari biasa dapoer sambal selain menyediakan jasa delivery untuk diantar kerumah atau ke kantor, dapoer sambal juga menyediakan jasa catering untuk karyawan atau anak kos. Jasa catering yang disediakan oleh dapoer sambal direspon baik oleh para konsumen, banyak klinik, kos-kosan, dan kantor-kantor di sekitaran tersebut menggunakan catering dari dapoer sambal.


Pengunjung:

Setelah mengobrol panjang lebar dengan pengelola dari dapoer sambal ini, saya juga mewawancari dua konsumen dari dapoer sambal yang kebetulan sedang makan siang disana.
Mba Vivi

            Informan yang pertama bernama Mba Vivi, ia termasuk pelanggan setia dapoer sambal. Sudah 2 tahun ia mengetahui dan suka makan di dapoer sambal. Mba Vivi mengetahui dapoer sambal ini karena sedang istirahat jam makan siang dan ketika itu ia dan teman-temannya sedang melewati dapoer sambal dan tertarik untuk mencobanya. Ternyata rasanya melebihi ekpetasi dari Mba Vivi sehingga membuat Mba Vivi mengajak keluarganya untuk makan disana ketika hari libur. Selain senang makan sup iga beserta sambal terasi lampungnya, Mba Vivi juga suka berkaraoke bersama keluarga di dapoer sambal. Mba Vivi mengatakan kalau ia dapat menghabiskan waktu dua jam bersama keluarganya di dapoer sambal untuk makan dan bersenang-senang. Menurut Mba Vivi yang menjadi pembeda antara dapoer sambal dengan rumah makan lainnya ialah adanya karaoke gratis dan bisa digunakan sepuasnya, bila ia ingin berlama-lama karyawan atau pengelola dapoer sambal tidak mengusirnya untuk cepat selesai tetapi malah dibiarkan berlama-lama.
     
Mba Siti
      
Informan kedua yaitu Mba Siti, ia mengetahui dapoer sambal melalui iklan di Koran. Menu favoritenya di dapoer sambal ialah sambal terasi lampung, karena Mba Siti sendiri orang lampung jadi setiap ia memakan sambal terasi lampung di dapoer sambal mengingatkan ia dengan kampung halamannya. Selain itu, Mba Siti juga senang berkaraoke bersama keluarganya di dapoer sambal, katanya bila di tempat lain ia hanya bisa memilih karaoke atau makan saja  tetapi di dapoer sambal ia mendapatkan keduanya sekaligus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar